Close Menu
Nickel
nickel-1

PT.AMS Berbagi Kebahagiaan dengan Kaum Duafa dan Anak Yatim

SONGGON, Jawa Pos Radar Genteng - PT Anindya Makmur Sentosa (AMS) berbagi kebahagiaan dengan anak yatim piatu dan kaum duafa, kemarin (3/5). Mereka menyerahkan paket sembako, uang santunan, dan takjil untuk buka puasa. Acara digelar di dua tempat yang berbeda, yakni di Masjid Al Madinatul Munawaroh, Desa Bedewang, dan Masjid Baitul Hasanah, Desa Sragi, Kecamatan Songgon. Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi H Sugirah hadir di acara berbagi berkah Ramadan tersebut. Pimpinan PT AMS, Salam Bikwanto mengatakan dalam berkah Ramadan ini memberi santunan pada 175 kaum duafa, dan 25 anak yatim piatu. Mereka itu berasal dari Desa Bedewang dan Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon. Untuk di Desa Sragi, yang mendapatkan bantuan berupa uang tunai dan sembako ada 90 kaum duafa dan 25 anak yatim piatu. Kegiatan sosial ini, rutin digelar perusahan penambang pasir legal itu sejak lima tahun lalu. “Ini digelar untuk berbagi kepada sesama, terutama pada warga kurang mampu di sekitar perusahaan,” katanya. Acara yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara keta itu, seluruh penerima bantuan wajib menggunakan masker dan diperiksa suhu badannya sebelum memasuki lokasi acara. “Sesuai petunjuk Forpimka dan Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Songgon, dalam acara ini kami ketat menerapkan prokes.” ungkapnya. Menurut Salam, saat ini PT AMS tengah melakukan penambangan pasir di dua lokasi, yakni di Desa Bedewang dan Desa Sragi. Untuk usahanya itu, sudah memiliki izin menambang dan sudah melakukan eksplorasi sesuai aturan yang ada. Perusahaan yang memiliki area penambangan seluar 55,5 hektare itu, juga sudah melakukan reklamasi di lokasi tambang yang saat ini sedang beroperasi itu. “Setiap lahan yang ditambang seluas satu hektar, langsung kita reklasmi agar tidak merusak unsur hara tanah,” ungkapnya. Salam menyampaikan perusahaannya juga memperhatikan warga yang ada di sekitar tambang. Selama ini, perusahaan tambang ini juga selalu mengutamakan asas manfaat bagi masyarakat sekitar. “Kami juga rutin membayar pajak daerah, dan itu sesuai dengan peraturan pemerintah,” katanya. Wakil Bupati Banyuwangi H Sugirah mengatakan berbagi berkah ini sangat dibutuhkan masyarakat di tengah pandemi seperti saat ini. Sejak merebaknya Covid-19, jumlah masyarakat miskin di Banyuwangi bertambah. Bila sebelumnya 7,5 persen, kini naik menjadi 8,2 persen. Dan itu, menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Banyuwangi. “Diharapkan perusahaan lain juga meniru kegiatan yang dilakukan PT AMS ini. Kegiatan ini dapat membantu masyarakat di tengah pandemi,” katanya.(kri/abi)